Asal Usul dan Sejarah Makanan Betawi yang Menyegarkan Lidah


Siapa yang tidak suka makanan Betawi? Anak-anak hingga orang dewasa pasti menyukai cita rasa yang khas dan menyegarkan lidah. Tapi, tahukah kamu asal usul dan sejarah makanan Betawi yang lezat ini?

Menurut sejarah, makanan Betawi memiliki pengaruh yang kuat dari budaya Tionghoa, Arab, India, dan Eropa. Hal ini dapat dilihat dari bahan-bahan yang digunakan dan cara memasaknya yang unik.

Salah satu makanan Betawi yang terkenal adalah kerak telor. Menurut penelitian dari pakar sejarah kuliner, Prof. Dr. Murdijati Gardjito, kerak telor berasal dari kata “kerak” yang berarti kulit telur dan “telor” yang berarti telur. Makanan ini dulunya hanya disajikan untuk kalangan keraton Betawi pada saat itu.

Selain kerak telor, ada juga makanan Betawi lain yang tidak kalah lezat, yaitu soto Betawi. Menurut peneliti kuliner, Budi Sutomo, soto Betawi memiliki cita rasa yang khas karena penggunaan santan dalam kuahnya. Santan memberikan rasa gurih yang membuat lidah terasa dimanjakan.

Tidak hanya itu, ada juga es selendang mayang yang merupakan minuman khas Betawi yang menyegarkan. Menurut peneliti minuman tradisional, Dr. Ratna Somantri, es selendang mayang berasal dari kata “selendang” yang berarti kain panjang dan “mayang” yang berarti kelapa muda. Minuman ini dulu sering disajikan untuk para tamu istimewa di Betawi.

Jadi, dari penelitian para ahli kuliner dan sejarah, kita bisa melihat bahwa makanan Betawi memiliki asal usul yang kaya dan sejarah yang menarik. Rasakan sensasi menyegarkan lidah dengan mencicipi makanan Betawi yang lezat ini!